SDM: Angka-angka Memprihatinkan di Yalimo

Sun, 05-08-2012 16:52:54 Oleh MAJALAH SELANGKAH Telah Dibaca 256 kali

Kantor Bupati Kabupaten Yalimo @Istimewa

Yalimo, MAJALAH  SELANGKAH – Sumber Daya Mansuia (SDM) di Tanah Papua, khususnya di Kabupaten-kabupetan pemekaran masih memprihatinkan. Dibutuhkan upaya-upaya yang serius dari pemerintah Kabupaten, Provinsi dan tentu pemerintah pusat. Kabupaten Yalimo di Provinsi Papua misalnya, angka melek huruf baru mencapai 30 %. Sementara, angka partisipasi sekolah sangat rendah, baru mencapai 50 %. Baru hampir 30 % penduduk yang memiliki ijazah minimal SMP/MTs.

Melihat kondisi ini, Bupati Yalimo Er Daby, S.Sos terus melakukan berbagai  upaya untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia di Kabupatennya. Kata dia, di Yalimo,  baru sekitar 32,77 % penduduk yang telah memiliki kemampuan membaca dan menulis (melek huruf). Sementara, Angka Partisipasi Siswa (APS) usia sekolah 7-12 tahun di baru sebesar 57,39 %, sedangkan APS usia 13-15 pun baru sebesar 58,94%. Kondisi ini menunjukkan masih tingginya tingkat putus sekolah di Kabupaten Yalimo. Kemudian, penduduk berusia di atas 10 tahun baru terdapat 28,22 % yang memiliki ijazah minimal SMP/MTs. Dengan demikian tingkat pendidikan masyarakat Kabupaten Yalimo pada umumnya masih rendah.

Kata dia, tidak hanya itu, pengetahuan usaha penduduk Kabupaten Yalimo di luar sektor pertanian tradisional, sehingga hanya terdapat sekitar 2,57% penduduk Kabupaten yang bergiat di luar sektor pertanian (sektor jasa). Kemudian, baru 17,60% persalinan penduduk Kabupaten Yalimo yang ditolong oleh tenaga medis, sehingga resiko kelahiran menjadi tinggi. Angka harapan hidup penduduk Kabupaten Yalimo adalah 66,17 tahun.

Melihat kondisi ini, selama satu tahun kepemimpinan Bupati Yalimo Er Dabi S.Sos dan Wakil Bupati Arkilas Asso,S.Sos terus melakukan berbagai terobosan. Mulai dari kerja sama dengan Surya Institut, alokasi dana bagi mahasiswa, berbagai pelatihan bagi masyarakat, pembangunan gedung sekolah baru, studi banding bagi guru, hingga kerja sama kelas khusus bidang kesehatan di Wamena.

“Kondisi SDM kami memprihatinkan, maka selama satu tahun kepemimpinan saya dan wakil saya melakukan beberapa langkah konkret. Kami membuat kerja sama dengan Surya Institut di Karawaci. Kami juga alokasikan dana bagi mahasiswa 3 milyar sejak tahun 2011. Selain itu, kerja sama dengan D III Keperawatan Wamena, pembangunan sekolah-sekolah baru dan pelatihan bagi masyarakat serta pembinaan bagi PNS di Yalimo,”kata Er Dabi belum lama ini seperti dikutip Tim Penulis buku satu tahun tahun kerja Bupati Yalimo, Er Dabi S.Sos dan Wakil Bupati, Arkilas Asso,S.Sos.

Sekedar diketahui, Kabupaten Yalimo dibentuk dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2008.  Kabupaten ini sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Jayapura dan Sarmi, sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Yahukimo, sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Jayawijaya, dan sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Mamberamo Tengah. (De/003/MS)

 

Clip to Evernote

Berita Terkait :

Leave a Reply

www.majalahselangkah.com

Copyright © 2011. All Rights Reserved